Berkaitan dengan
pelatihan guru penggerak kali ini, banyak pilihan bahan diseminasi yang bisa
dilaksanakan. Pada materi kali ini penulis akan menyampaikan hal yang terkait
dengan unsur yang ada dalam teori di modul Pendidikan Berbasis Kasih Sayang.
Kegiatan
diseminasi yang terdapat dalam lingkup “Sesi Berehan” dalam program pelatihan
diterjemahkan dalam kelas menjadi sesuatu yang membawa suasana kegiatan belajar
mengajar di kelas menjadi menyenangkan. “Menyenangkan” inilah salah satu yang
terdapat dalam unsur pendidikan berbasis kasih sayang. Implikasi lanjutannya
adalah, bahwa dalam suatu aksi nyata, kondisi menyenangkan ini akan dibawa ke
dalam suasana kebanggaan diri siswa dan semangat diri siswa untuk mengikuti KBM
dengan optimisme memperoleh hasil yang bagus.
2. Tujuan Rencana Tindak Lanjut
· Mengharapkan bisa mengimplementasi
nyata dalam KBM di kelas, hasil dari menelaaah dan melihat contoh dalam modul.
· Mengharapkan bisa membangun
kolaborasi yang lebih baik antar guru dalam hal implementasi model-model
pendekatan dan filosofi bari di dalam pelatihan.
· Mengharapkan dalam diri guru (sebagai hasil
pengimbasan dan saling mengimbaskan hasil pelatihan) terdapai inovasi-inovasi
yang nyata, yang mungkin belum ada di dalam modul.
· Mengharapkan bisa membawa para
siswa untuk bisa melaksanakan KBM bersama guru yang sudah memahami hasil
pelatihan, membangun prestasi yang diawali dengan kenyamanan, keseriusan dan
rasa tanggungjawab tinggi, sehingga secara administratif bisa dilihat adanya
peningkatan Raihan prestasi dalam penilaian apapun.
3. 3. Dinamika Kegiatan
· Kondisi awal pelaku diseminasi : Di
sekolah untuk Modul 2 Sesi 1 di kelompok saya,
hanya sendirian, sebab satu mitra satu sekolah berhalangan terkait
dengan kondisi kesehatan. Namun, di sekolah saya terdapat 2 (dua) guru
penggerak, sehingga segala hal yang terkait
dengan konten pelatihan saya memiliki teman berdiskusi.
· Teknik diseminasi yang dilakukan
adalah 1) Pemaparan pengalaman mengikuti pelatihan terkait dengan gambaran umum
hingga sebagian gambaran kasus-kasus kecil / kesulitan dalam melaksanakan
tuntutan pelatihan. 2) Memberikan contoh dan hasil produk yang terkait dengan
aksi nyata yang saya laksanakan di kelas. 3) Memberikan contoh menyikapi salah
satu materi yang terkait dengan masalah korupsi.
· Di akhir penyampaian diseminasi,
para peserta melakukan diskusi mandiri merespon paparan dari pemateri.
4. Pengaruh Terhadap Siswa
· Pengelolaan kelas berbasis
perhatian penuh kasih sayang memberikan kondisi siswa yang nyaman dalam
mengikuti KBM.
· Ice break dan motivasi literasi dll
menjadi pengisi menit-menit awal KBM memberikan suasana lain yang terkait
dengan “perhatian guru yang terkait dengan siswa sebagai manusia” – konten
membangun akhlak manusia.
· Motivasi yang terpantik dengan
pemberian Stiker Reward sebagai suplemen dan pengganti kata pujian “Hebat!”,
“Mantap!” dll.
· Dua pendekatan yang dipilih pada
aksi nyata :
- Sesi
Soal Eftafet,
memberikan motivasi siap siaga jika ditunjuk oleh teman yang sudah maju dan
menyelesaikan soal.
- Sesi
Soal Rebutan,
memberikan kesempatan kepada siswa untuk “unjuk kemampuan dan keberanian”.
· Keuntungan siswa ketika sukses
dalam Soal Efsatef dan Soal Rebutan :
- Memperoleh Stiker motivasi.
- Memperoleh skor nilai di buku nilai
guru.
5. Rencana Tindak Lanjut
· Saling memotivasi sesama rekan guru dalam rangka menghidupkan Kombel PMM.
· Mendiskusikan model-model aksi
nyata yang inovatif yang berbasis kasih sayang setelah mengikuti pelatihan guru
penggerak.
· Melakukan evaluasi secara bersama.
6. Dokumentasi Kegiatan
Dokumentasi kegiatan meliputi :
· Foto-foro Aksi nyata di kelas
· Foto-foto diseminasi di kelompok
belajar
· Link Blog:
7. Penutup
· Demikian laporan yang memberikan
gambaran umum, dengan sampel satu pelaku diseminasi Pelatihan Guru Penggerak
Jawa Barat, yang nanti akan bisa kita lihat laporan-laporan berikutnya dari
rekan-rekan guru yang lain.
· Terima kasih khusus kepada Bapak
Pendamping grup Sesi 1 Modul 2 Bapak Muhtar Amin yang telah membantu dan
mendampingi kami peserta pelatihan dengan totalitasnya.
· Semoga semua pihak yang telah
memberikan kesempatan kepada para guru di Jawa Barat untuk semakin
mengembangkan kompetensinya, ucapan terima kasih kami yang tak terhingga dan
juga akan mendapatkan berkah yang melimpah dari Allah SWT.
· Terima kasih kepada rekan-rekan
sejawat para guru di SMA Negeri 1 Majalengka yang telah bersinergi untuk
bersama-sama maju dan meningkat, mendukung seluruh upaya positif dari semua
pihak untuk membawa sekolah kita mewujudkan visi : “SMA 1 MAJALENGKA – BERMARTABAT DAN UNGGUL”.
==========================================================